Jumat, 30 November 2018

Analisa Sensitivitas dalam Studi Kelayakan

Analisa Sensitivitas

Pada saat akan menganalisis perkiraan arus kas di masa mendatang, manusia selalu berhadapan dengan ketidakpastian. Akibatnya, hasil perhitungan di tas kertas tersebut dapat menyimpang jauh dari kenyataannya. Ketidak pastian itu dapat menyebabkan berkurangnya kemampuan suatu proyek dalam beroperasi untuk menghasilkan laba bagi perusahaan.
Analisis sensivitas merupakan analisis yang dilakukan untuk mengetahui akibat dari perubahan parameter-parameter produksi terhadap perubahan kinerja sistem produksi dalam menghasilkan keuntungan. Dengan melakukan analisis sentivitas maka akibat yang mungkin terjadi dari perubahan-perubahan tersebut dapat diketahui dan diantisifikasi sebelumnya.
Alasan dilakukannya analisis sentivitas adalah untuk mengantisipasi adanya perubahan-perubahan berikut :
  1. Adanya cost over, yaitu kenaikan biaya-biaya, seperti biaya konstruksi, biaya bahan baku, produksi, dsb.
  2. Penurunan produktivitas
  3. Mundurnya jadwal pelaksanaan proyek
Sedangkan tujuan dari analisis sensitivitas adalah sebagai berikut :

 http://grapadimedan.com/2018/05/10/analisa-sensitiv…-studi-kelayakan/
 https://konsultansurabaya.com/contact/

Pengertian Studi Kelayakan

Pengertian Studi kelayakan bisnis merupakan penelitian yang bertujuan untuk memutuskan apakah sebuah ide bisnis layak untuk dilaksanakan atau tidak. Sebuah ide bisnis dinyatakan layak untuk dilaksanakan jika ide tersebut dapat mendatangkan manfaat yang lebih besar bagi semua pihak (stake holder) dibandingkan dampak negatif yang ditimbulkan.

Subagyo (2005) menyatakan bahwa studi kelayakan adalah penelitian yang mendalam terhadap suatu ide bisnis tentang layak atau tidaknya ide tersebut untuk dilaksanakan. Sedangkan menurut Wikipedia adalah penelitian yang menyangkut berbagai aspek, baik itu aspek hokum, sosial ekonomi dan keuangan yang digunakan untuk dasar penelitian studi kelayakan dan hasilnya digunakan untuk mengambil keputusan apakah suatu proyek tersebut dapat dikerjakan, ditunda, atau bahkan tidak dijalankan.

Net Present Value (NPV)

Net Present Value (NPV)
Net Present Value adalah kriteria investasi yang banyak digunakan dalam mengukur apakah suatu proyek layak atau tidak. Perhitungan Net present value merupakan net benefit yang telah didiskon dengan menggunakan Sosial Opportunity Cost of Capital (SOCC) sebagai discount faktor. Secara singkat, formula untuk Net present value adalah sebagai berikut:


Contoh kasus:
Suatu usaha sepatu akan dibangun dengan investasi sebesar Rp. 100.000.000 yang akan diproses selama lima tahun dengan manfaat tahunan sebesar 47.000.000 dan discount rate yang diinginkan adalah 10%. Maka Net Present Value dapat dihitung sebagai berikut :
Jumlah investasi                       = Rp. 100.000.000
Biaya selama 5 tahun               = Rp. 47.000.000
Discount Rate                            = 10%
PV dari pemasukan tahunan  =  3,791 x Rp. 47.000.000


= Rp. 178.177.000


 http://grapadimedan.com/2018/05/15/aspek-keuangan-studi-kelayakan/
 https://konsultansurabaya.com/contact/

Internal Rate of Return (IRR)

Internal Rate of Return (IRR)
Internal Rate of Return adalah suatu tingkat discount rate yang menghasilkan net present value sama dengan 0 (nol). Dengan demikian apabila hasil perhitungan IRR lebih besar dari Sosial Opportunity Cost of Capital (SOCC) dikatakan proyek tersebut layak, bila sama dengan SOCC berarti pulang pokok dan dibawah SOCC maka proyek tersebut tidak layak. Formula untuk IRR dapat dirumuskan sebagai berikut:
dimana:
= tingkat discount rate yang menghasilkan
= tingkat discount rate yang menghasilkan
Contoh kasus :
Dengan menggunakan data perusahaan sepatu pada soal NPV dan dengan invesatsi sebesar Rp. 100.000.000, dan biaya tahunan selama 5 tahun Rp. 47.000.000, maka berapakah nilai internal rate of return (IRR) -nya?

Aspek Keuangan Studi Kelayakan

Pay Back Period (PBP)
Pay Back Period adalah jangka waktu tertentu yang menunjukkan terjadinya arus penerimaan (cash in flows) secara kumulatif sama dengan jumlah investasi dalam bentuk present value. Analisis Pay Back Period dalam studi kelayakan perlu juga ditampilkan untuk mengetahui berapa lama usaha/proyek yang dikerjakan baru dapat mengembalikan investasi. Semakin cepat dalam pengembalian biaya investasi sebuah proyek, semakin baik proyek tersebut karena semakin lancar perputaran modal.
Di pihak lain, dengan adanya perkembangan teknologi yang begitu cepat akhir-akhir ini, semakin cepat pengembalian biaya investasi, semakin mudah dalam penggantian asset baru. Terlambatnya pengembalian investasi dalam proyek yang dikerjakan bisa menyebabkan kerugian bagi perusahaan karena aset lama, kendatipun masih baik dilihat dari segi teknis, dari segi ekonomis kurang menguntungkan lagi karena adanya perusahaan sejenis yang telah menggunakan aset baru dengan menggunakan teknologi baru yang bisa menyebabkan harga pokok bertambah rendah dan kualitas produksi bertambah tinggi.
Analisa Investment Pay Back Period merupakan penentuan jangka waktu yang dibutuhkan untuk menutup initial investment dari suatu proyek dengan menggunakan cash inflow yang dihasilkan dari proyek tersebut. Berdasarkan perhitungan dan analisa yang diperoleh, perusahaan akan mampu  mengembalikan seluruh investasinya

Aspek Keuangan BEP Studi Kelayakan

Break Even Point (BEP)
Break Even Point  (BEP) adalah titik pulang pokok dimana total revenue sama dengan total cost. Dilihat dari jangka waktu pelaksanaan sebuah proyek, terjadinya titik pulang pokok tergantung pada lama arus penerimaan sebuah proyek dapat menutupi segala biaya operasi dan pemeliharaan beserta biaya modal lainnya.

Sebagai contoh, usaha perkebunan sawit, dimana proyek ini baru mulai produksi pada tahun kelima atau tahun keenam dan diperkirakan diatas tahun kesepuluh baru mencapai Break Even Point  (BEP). Dilihat dari perkiraan benefit, karena waktu produksi yang cukup lama dan biaya operasi cenderung menurun, mungkin proyek ini dilihat dari segi analisis ekonomi dalam jangka panjang akan memberikan benefit yang cukup layak. Dilihat dari kemampuan investor dalam pengadaan dana serta prospek usaha di masa yang akan datang, memilih proyek perkebunan adalah salah satu alternatif yang tepat dalam penanaman investasi.

Berdasarkan pada uraian diatas, layak tidaknya suatu proyek atas suatu gagasan usaha yang akan dikembangkan juga tergantung pada kemampuan investor dalam pengadaan dana, disamping hasil analisis ekonomi yang cukup mendukung.

Studi Kelayakan Bisnis

Bisnis merupakan salah satu bidang usaha yang memiliki begitu banyak elemen menuntut para pelakunya untuk terus konsen dengan apa yang ingin mereka raih. Buat para pebisnis yang sudah duluan paham dengan alur bisnis, tentu hadirnya para kompetitor tidak akan menjadi masalah untuk jalannya perusahaan ataupun bisnis mereka. Namun, berbeda cerita kalau Anda masih pemula dalam dunia bisnis. Tentu Anda memperlukan banyak hal untuk menunjang usaha ataupun bisnis yang dijalankan sesuai rencana.

Beberapa dari hal yang sering saya sebagai elemen bisnis ini adalah studi kelayakan. Banyak sekali para pendapat ahli mengenai elemen bisnis yang satu ini. Faktor tersebut membuktikan bahwa elemen bisnis yangs stau ini tidak kalah berguna untuk sebuah perusahaan ataupun bisnis. Inti dari studi kelayakan adalah penelitan yang mendalam akan sebuah gagasan, untuk menunjukan apakah gagasan tersebut layak dijalankan ataupun tidak. Nah, dari pengertian singkat di atas tentu Anda sudah memiliki gambaran tersendiri mengenai seberapa perlunya studi kelayakan dilakukan untuk sebuah usaha.

Konsultasi Bisnis

Berbisnis bukan hanya berbicara masalah modal dan menjalankan usaha dengan sebaik mungkin. Berbisnis berarti akan membahas mengenai banyak ranah relasi antara produsen ke konsumen, bos dengan karyawan, pemasaran, berbagai riset, promosi, dan berbagai hal yang merupakan elemen yang tidak boleh dianggap remeh dalam menjalankan bisnis. Tidak boleh dianggap remeh bukan berarti kemudian Anda merasa kecil dan tidak mampu untuk menjalankannya. Anda tetap harus menyiapkan mental sebagai modal  terbesar yang harus dimiliki. Kenapa? Jawabannya tidak lain, karena yang akan Anda hadapi adalah sebuah proses bisnis. Bukannya wajar dalam sebuah proses akan muncul berbagai masalah? Kalau wajar, kenapa Anda harus takut dan tidak ingin melanjutkan bisnis yang sudah terancang dengan baik ini?


Banyak orang yang mengatakan bahwa pebisnis yang hebat terlahir dari masalah yang hebat pula. Tidak ada salahnya Anda mengunakan kalimat di atas untuk menjadi motivasi yang sedang Anda alami. Sampai disini, apakah sudah paham penting posisi Anda dalam bisnis ini? ketika jawabannya adalah iya, akan lebih baik ketika Anda langsung melakukan konsultasi bisnis untuk membantu Anda menyelamatkan bisnis tersebut. Inilah bentuk komunikasi yang akan memberikan metodologi kepada Anda mengenai pemecahan masalah atas problem yang sedang  menimpa bisnis Anda. Mengingat tujuannya adalah untuk memberikan solusi kepada bisnis, maka akan lebih baik jika Anda mencari konsultan bisnis yang memiliki reputasi bagus. Hal tersebut bisa dilihat dari banyaknya rekomendasi atas jasa konsultan bisnis tersebut.

Studi Kelayakan Perumahan

Perumahan merupakan salah satu bisnis properti yang akhir-akhir ini sangat diminati. Pembangunan besar-besaran yang dilakukan untuk menjalankan bisnis ini tentu menjadi kabar yang mengembirakan buat mereka yang membutuhkan rumah ataupun hunian. Perumahan menjadi salah satu alternatif pilihan yang menguntungkan untuk para konsumen karena beberapa hal. Fakta tersebut tentu membuat siapapun termasuk Anda berminat untuk menjalankan bisnis perumahan. Selain itu, seperti yang sudah diketahui bahwa bisnis perumahan memiliki banyak keuntungan. Salah satu menjadi aset yang tahan lama, dan akan semakin bertambah nilai jualnya. Ini bukan rahasia lagi, jadi bersiaplah Anda untuk bertarung dengan para kompetitor lainnya yang juga memiliki maksut yang sama.

Nah, untuk Anda yang serius ingin berinvestasi melalui bisnis ini. Tentu Anda tidak boleh asal dalam menjalankan bisnis luar biasa ini. Anda tetap harus bermain kreatif untuk mendapatkan keuntungan yang lebih dalam meraih perhatian konsumen. Aspek pemasaran dalam studi kelayakan perumahan, menjadi salah satu jawaban dimana Anda akan mendapatkan ide yang cemerlang untuk mensukseskan bisnis ini. Seperti yang sudah Anda ketahui bahwa studi kelayakan memiliki begitu banyak aspek yang ada didalamnya yang juga wajib Anda pahami dan praktekan. Kenapa terkesan begitu penting? karena inilah alat yang bisa Anda gunakan untuk mengukur semua langkah yang akan Anda jalankan. Aspek pemasaran berhubungan erat dengan berbagai hal mengenai promosi.
Banyak orang mengatakan bahwa promosi merupakan ujung tombak dalam sebuah bisnis. Ketika Anda salah membidik target, maka habislah riwayat bisnis yang dijalankan. Hal tersebut yang kemudian membuat para pebisnis sering berani menaruh banyak anggaran untuk sebuah iklan. Namun, tidak mungkin Anda bisa memutuskan promosi dengan mudah tanpa mengetahui dengan baik  mengenai produk yang Anda miliki. Jangan khawatir, Anda bisa menaklukan proses ini dengan melakukan studi kelayakan. Benar, selain diuntungan untuk merencanakan alur dalam menjalankan bisnis. Andapun akan dipermudahkan dalam pemasaran bisnis perumahan yang masih Anda gagas tersebut.

http://konsultansurabaya.com/

Studi Kelayakan Hotel

Hotel merupakan sebuah bangunan yang biasanya difungsikan sebagai kamar penginapan. Hotel memiliki fasilitas yang sesuai dengan harga permalamnya. Ketika harganya mahal, bisa dipastikan pelayanan dan fasilitas hotel tersebut bagus. Sebaliknya, ketika hotel itu memasang harga yang lumayan terjangkau, terkadang fasilitas dan pelayanannyapun terjangkau. Namun, konsumen tidak perlu khawatir karena sekarang banyak bermunculan hotel-hotel dengan penawaran harga yang tidak terlalu mahal, tetapi fasilitas bisa diacungi jempol. Bisa dikatakan sekarang perbisnisan hotel sangat menjanjikan dengan banyaknya kemudahan yang ditemukan dalam proses operasional bisnis tersebut. Tidak heran kalau kemudian bisnis hotel merambah hampir di setiap kota. Para pebisnis tidak lagi bermain harga dalam menarik konsumen, melainkan bermain cerdik lewat promisi.